"Untuk proyeksi produksi panen kopi tahun 2022 diharapkan dapat meningkat sebanyak 94.877 ton sehingga total produksi bisa mencapai 200.000 ton. Ini diharapkan dapat tercapai karena Lampung menjadi salah satu penghasil kopi nasional," ujar Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Ahmad Chrisna Putera.Proyeksi panen kopi itu mampu terpenuhi karena saat ini sejumlah kabupaten penghasil kopi seperti Lampung Barat, Tanggamus, dan Waykanan tengah melakukan panen."Panen kopi di sejumlah daerah di Lampung sudah berlangsung sejak Mei hingga Juli 2021. Daerah penghasil kopi tersebut seperti Lampung Barat, Tanggamus, dan Waykanan," katanya.Dia mengungkapkan produksi kopi pada tahun 2020 mencapai 117.092 ton. Angka itu masih rendah sekitar 850 kuintal per hektare dari yang diproyeksikan."Tahun 2021 diharapkan dapat bertambah, namun tahun depan harus lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya kalau bisa sesuai proyeksi bisa meningkat 94.877 ton sehingga total produksi bisa mencapai 200.000 ton," tandasnya.Baca Juga: Studi: Semangka Masa Kini dari Stok Genetik yang Sangat Kecil dan Rentan Airlangga: Sektor Pertanian Jadi Bantalan Ekonomi Selama PandemiMenurut? Chrisna, luas area lahan kopi di Lampung 156.918 hektare dengan jumlah petani sekitar 142.511 orang."Di Lampung Barat produktivitas panen sudah mencapai 1,2 hingga 1,6 ton per hektare, Kabupaten Tanggamus pun sudah lumayan banyak, sebab panen kopi Lampung dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketinggian area pertanian," katanya.Strategi pengembangan produksi dan produktivitas akan dilakukan melalui kegiatan di lapangan dengan merancang pengembangan pemasaran, promosi, ekspor bekerja sama dengan instansi terkait."Produksi akan kita usahakan dapat meningkat, salah satunya dengan melakukan pelatihan dan melakukan pengawasan," tambahnya.Video terkait: http://www.actibusinessschool.co.za/members/bedounce75/activity/228982/


トップ   編集 凍結 差分 バックアップ 添付 複製 名前変更 リロード   新規 一覧 単語検索 最終更新   ヘルプ   最終更新のRSS
Last-modified: 2021-12-01 (水) 14:55:24 (56d)